Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Menggambar ‘lekuk-lekuk’ pergerakan harga sebelum pergerakan harga itu terjadi

349

(Prediksi dengan Elliot Wave yang sebenarnya…)

Perilaku manusia itu, ada yang sederhana dan ada pula yang kompleks.  Misalnya nih.. kalau cuman duduk, berdiri, berjalan, atau berlari.  Itu adalah contoh dari perilaku sederhana yang terdiri dari satu perbuatan.  Tapi kalau sudah membeli permen ke toko, maka itu adalah suatu perilaku yang terdiri dari rangkaian perbuatan. Ada berjalan ke toko, mengambil permen, membawa ke kasir, membayar, berjalan pulang.

Kondisi serupa sebenarnya juga terjadi pada bagaimana cara kita memprediksi pergerakan harga.  Prediksi pergerakan harga dengan menggunakan pola pergerakan harga  adalah sebuah prediksi pergerakan harga yang sederhana.  Contohnya dapat kita lihat pada gambar di samping ini.  Pada saham BBCA terlihat adanya pola pergerakan harga berbentuk triangle yang terbentuk pada periode Oktober 2009 hingga Mei 2010.  Tinggi dari pola pergerakan harga ini adalah sebesar Rp 1200.  Maka ketika harga menembus resisten dari triangle pada Maret 2010, maka potensi kenaikannya adalah sebesar tinggi dari pola triangle yang terbentuk sebelumnya.  Artinya, dengan break out level pada harga 5000, maka level harga yang ingin dituju adalah 5000 + 1200 = 6200.  Seperti kita ketahui bersama, level harga ini telah tercapai pada tanggal 6 April 2010 lalu.

Sekarang… bagaimanakah sebenarnya yang disebut prediksi pergerakan harga yang kompleks? Apakah alat prediksi pergerakan harga yang bisa digunakan?  Jawabannya adalah Elliot Wave.

Jika anda rajin mengikuti tulisan saya dalam weblog ini, maka pasti sudah tahu bahwa gambar di sebelah kiri, adalah gambar dari skenario pertama pergerakan IHSG terdapat dalam ulasan saya pada tanggal 18 April lalu.  Nah.. gambar yang disebelah kanan, adalah pergerakan harga dari tanggal 18 April lalu, hingga kemarin.  Lihatlah kemiripannya:

  • Harga mencapai titik 4 yang berada di sekitar titik terendah dua minggu sebelumnya.
  • Harga kemudian naik titik (3) yang berada di kisaran 2950 – 3000.
  • Harga kemudian terkoreksi ke tititk (4) yang berada di kisaran 2811 – 2916.
  • Kemudian harga bergerak naik kembali mencetak rekor harga baru.

Jika pertanyaan anda, apakah skenario pertama tetap berjalan dan IHSG kemudian akan sempat menembus level psikologis 3000, jawabannya bisa anda lihat pada ulasan saya mengenai wave ke 5.

Dengan menerapkan Elliot Wave secara benar, bisa membuat kita mampu untuk memprediksi pergerakan harga yang kompleks!!!

Ibarat permainan kartu, jika kita menggunakan alat prediksi teknikal yang sederhana, kita bisa mengetahui kira-kira, kartu berikutnya yang akan dibagi itu kartunya apa.  Tapi dengan menggunakan Elliot Wave, kita bisa mengetahui tiga atau empat kartu berikutnya yang akan dibagi!!!

Wah.. hebat dong pak… bagaimana cara bapak dulu mempelajarinya?

Saya mulai belajar dari Kang Asep Oke yang memperkenalkan kepada saya.  Kemudian saya juga baca buku karangan Frost and Prechter,  dan terus diskusi dengan Kang Asep dan Bang Gide, yang kemudian semakin melengkapi gambaran saya mengenai Elliot Wave ini.

Saya mau dong.. belajar dari bapak.. bisa enggak ya?

Begini.. setidaknya sudah ada tiga orang yang pernah belajar kepada saya.  Yang pertama, sebenarnya sudah bisa melakukan Elliot Wave dengan benar, tapi malah sudah keluar dari bursa saham.  Yang kedua dan ketiga.. semuanya jauh dari harapan saya.  Maka saya sudah terlanjur memutuskan untuk tidak lagi mengajarkan Elliot Wave… terutama dengan adanya ‘perkembangan terakhir’ yang terjadi.

‘Perkembangan terakhir’ yang seperti apa ya pak?

Di awal bahasan tadi, saya sudah menjelaskan bahwa Elliot wave memiliki kelebihan dalam memprediksi pergerakan harga yang kompleks (bisa beberapa langkah kedepan).  Masalahnya, dengan berbagai alasan (entah karena mau jualan indikator kek.. atau supaya gampang menjelaskannya), orang kemudian menggunakan Elliot wave hanya untuk memprediksi pergerakan harga yang sederhana.  Selain itu.. ada juga hal yang lucu: siapa saja (dengan tanpa memiliki pengetahuan dasar mengenai analisis-teknikalpun) bisa mengikuti kursus tersebut.  Padahal, dari pengalaman saya, seseorang hanya bisa mengetahui Elliot wave, hanya setelah dia bisa menggunakan alat-alat teknikal yang berbasis Fibonacci Ratio, dengan benar.  Dari mana dia bisa memastikan hubungannya bisa timbal balik  (nggak cuman transfer of money dari peserta ke pembicara, tapi juga transfer of knowledge dari pembicara ke peserta) kalau dia tidak memastikan sebelumnya bahwa pesertanya mengetahui cara penggunaan alat-alat prediksi teknikal yang berbasis pada Fibonacci Ratio? hehehe 😀

————

Elliot Wave sebenarnya bukan sekedar alat prediksi pergerakan harga.  Karena harga adalah jejak dari perilaku manusia di pasar modal, maka Elliot wave adalah alat prediksi dari jejak perilaku manusia dalam pasar modal, yang disebut sebagai harga.  Dan karena perilaku manusia itu umumnya kompleks (terutama kalau sudah berhubungan dengan pasar modal), maka jika seseorang menyatakan bahwa dirinya bisa menggunakan Elliot wave, maka sudah seharusnya dia bisa memprediksi pergerakan harga yang agak kompleks (dua-tiga langkah kedepan).. tidak hanya pergerakan harga yang sekedar garis lurus.

So.. jika anda bertanya pergerakan harga dan orang yang menjawabnya menyatakan bahwa prediksi pergerakan harga tersebut dilakukan dengan menggunakan Elliot Wave… please make sure anda mendapatkan jawaban pergerakan harga untuk dua, tiga, atau empat langkah kedepan. Jika tidak.. berarti anda memang sudah dibohongi!!!

Terakhir… jangan tanya prediksi pergerakan harga saham dengan Elliot Wave pada saya, dan jangan pula berharap bahwa saya akan melakukan prediksi pergerakan saham dengan menggunakan Elliot Wave.  Ini karena menurut saya, Elliot Wave hanya bisa digunakan untuk memprediksi IHSG dan tidak bisa diaplikasikan ke saham.  Alasannya: dengan segala keribetannya, penerapan Elliot wave pada saham hanya memberikan presisi prediksi yang rendah.  Jadi.. untuk prediksi saham, lebih baik menggunakan alat analisis yang lain deh… dari pada pake Elliot Wave.

Happy trading… semoga untung!!!

Perencana Trading

3 Comments
  1. […] Dalam prediksi pada tanggal 18 April, saya memprediksikan bahwa IHSG akan bergerak dalam 4 langkah. Keempat prediksi tersebut terbukti benar. […]

  2. satria anom says

    ajari aku pak..

    1. Satrio Utomo says

      Hehehe… sudah bisa Fibonacci Retracement belum?

Leave A Reply

Your email address will not be published.